Setelah hiatus cukup lama dari kesenangan membaca, dan kekesalan yang panjang karena tak sanggup merampungkan satu buku pun dalam setahun. Saya menemukan Seri buku "Edgar & Ellen" karya Charles Ogden, yang tanpa disadari bertengger sendiri di antara tumpukan buku seri Senopati Pamungkas, dan Lupus.
Iya, benar seri, walaupun hanya satu buku yang bertengger di lemari buku saya, jelas ada angka 2 yang menunjukan bahwa itu seri kedua. Tidak dapat mengingat pernah membacanya, juga entah di mana keberadaan nomor 1 dan seterusnya. Mungkin rusak, hilang tercecer, saya tertarik membacanya. Ada perasaan gatal di kepala yang menggerogoti benak. Ini buku salah tempat. Pertama bukan berasal dari penulis Indonesia, dan jelas berasal dari era yang berbeda.
Setelah saya googling ternyata Edgar &Ellen terdiri dari total 10 buku yang diterbitkan. Rare Beasts (2003), Tourist Trap (2003), Under Town (2004), Pet's Revenge(2004), High Wire (2005), Nod's Limbs (2006), Split Ends (2006), Attention Grabber! (2007), Trick or Twins (2007), Into the Whirlwind (2009).
Walaupun gatel, harus loncat baca buku kedua tanpa pernah menyentuh yang pertama, ada sesuatu dibuku ini yang menggelitik, mungkin dengan buku anak 200 hal, bisa membuat saya berhasil merampungkan satu buku saja. Ternyata benar, saya membacanya dan tak berhenti hingga kelar.
Tourist Trap adalah buku kedua dalam seri Edgar & Ellen melanjutkan petualangan jahil dari saudara kembar Edgar dan Ellen, yang dikenal karena trik dan kejutan yang mereka mainkan di kota Nod's Limbs. Mereka sering melakukan trik dan kejutan yang menjengkelkan penduduk kota, sementara mereka berusaha menghindari penjaga kota, Mayor Knightleigh, dan ibu pengasuh mereka, Heimertz.
Edgar dan Ellen memutuskan untuk memanfaatkan arus turis yang datang ke kota Nod's Limbs.Mereka menciptakan objek wisata palsu yang menarik perhatian pengunjung, sambil menjalankan rencana licik mereka sendiri. Namun,dalam perjalanan mereka, mereka menemukan rahasia gelap yang tersembunyi di bawah kota.
Kali ini, (ya elah kayak baca aja buku pertamanya) Edgar dan Ellen mendapatkan ide brilian untuk memanfaatkan potensi pariwisata di Nod's Limbs. Mereka merencanakan untuk menjadikan kota itu tujuan wisata yang menarik bagi pengunjung dari luar kota. Dengan menggunakan keahlian jahil mereka, mereka menciptakan berbagai atraksi yang unik dan menarik di sekitar kota.
Namun, ketika berita tentang keajaiban pariwisata Nod's Limbs menyebar, wisatawan sebenarnya mulai berdatangan. Edgar dan Ellen semakin terkejut ketika mereka menyadari bahwa wisatawan ini tidak hanya tertarik pada atraksi yang mereka ciptakan, tetapi juga memiliki motif tersembunyi. Terungkaplah bahwa para pengunjung ini adalah penjahat yang berniat mencuri harta karun tersembunyi di dalam kota.
Ketika Edgar dan Ellen mengeksplorasi labirin bawah tanah, mereka menemukan konspirasi misterius yang melibatkan kucing berbulu panjang dan petugas polisi korup. Mereka menyadari bahwa ada sesuatu yang lebih besar yang terjadi di Nod's Limbs, dan mereka harus mengungkap kebenaran serta melindungi kota mereka dari ancaman yang mengintai.
Sekarang, Edgar dan Ellen harus menggunakan kecerdasan dan kelicikan mereka untuk melawan penjahat-penjahat ini dan menyelamatkan Nod's Limbs dari bahaya. Dalam perjalanan mereka, mereka akan menghadapi berbagai macam tantangan, mengungkap misteri di balik harta karun, dan belajar pentingnya kerja sama dan kejujuran.
Tourist Trap adalah kisah seru yang menggabungkan elemen petualangan, misteri, dan komedi.Buku ini cocok untuk pembaca muda yang menyukai cerita petualangan yang kreatif, humor gelap, dan karakter yang jahil namun menghibur.

Komentar